HUBUNGAN ANTARA JUMLAH BAKTERI DENGAN KADAR LEUKOSIT PADA PEROKOK AKTIF
Dublin Core
Title
HUBUNGAN ANTARA JUMLAH BAKTERI DENGAN KADAR LEUKOSIT PADA PEROKOK AKTIF
Creator
YOHANES OKTAVIANUS JANGGUR
Description
Merokok merupakan penyebab berbagai kondisi patologik yang dapat menimbulkan penyakit dan bahkan kematian. Rokok mempengaruhi jumlah radikal bebas dan terjadinya inflamasi. Merokok memiliki efek lokal, sistemik yang besar pada saluran pernapasan dan perubahan yang dapat mengubah kerentanan terhadap infeksi bakteri. Leukosit berperan penting dalam menjaga sistem kekebalan tubuh, tetapi paparan asap rokok diketahui akan merusak respon sel T pada paru-paru sehingga mengganggu fungsi kerja leukosit dalam membunuh bakteri karena asap rokok akan merusak kerja leukosit. Sehingga perlu dilakukan penelitian adanya kaitan antara kadar leukosit dengan jumlah bakteri pada perokok aktif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara jumlah bakteri dengan kadar leukosit pada perokok aktif. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Cross Section Survey dan teknik sampling Quota sampling diperoleh sampel darah dan usap tenggorokan perokok aktif pada 26 sampel. Hasil penelitian, didapatkan jumlah bakteri pada perokok aktif ringan dan sedang serta didapatkan kadar leukosit pada perokok aktif yaitu normal. Berdasarkan hasil uji korelasi Spearman dapat disimpulkan tidak ada hubungan antara jumlah bakteri dengan kadar leukosit pada perokok aktif.
Kata Kunci: Perokok aktif, Jumlah bakteri, Leukosit
Kata Kunci: Perokok aktif, Jumlah bakteri, Leukosit
Date
2019
Skripsi - KTI Item Type Metadata
NIM
20113041
Program Studi
D4 Teknologi Laboratorium Medis
Kode Item
AK4/19/044
Collection
Citation
YOHANES OKTAVIANUS JANGGUR, “HUBUNGAN ANTARA JUMLAH BAKTERI DENGAN KADAR LEUKOSIT PADA PEROKOK AKTIF,” Institut Ilmu Kesehatan BW Kediri, accessed November 29, 2024, https://oasis.iik.ac.id:9443/repo/items/show/7415.