GAMBARAN KADAR GLUKOSA DARAH SEWAKTU MENGGUNAKAN ANTIKOAGULAN EDTA DAN NaF PADA PEGAWAI KLINIK ASY-SYIFA JOMBANG

Dublin Core

Title

GAMBARAN KADAR GLUKOSA DARAH SEWAKTU MENGGUNAKAN ANTIKOAGULAN EDTA DAN NaF PADA PEGAWAI KLINIK ASY-SYIFA JOMBANG

Creator

ABDATUL ISTIANA SAFITRI

Description

Diabetes Melitus adalah penyakit yang disebabkan oleh tingginya kadar gula darah akibat gangguan sekresi insulin. Insulin adalah hormon yang berasal dari pankreas. Insulin diperlukan untuk permeabilitas membran sel terhadap glukosa dan untuk transportasi glukosa ke dalam sel. Tanpa insulin glukosa tidak dapat memasuki sel. Pemeriksaan kadar glukosa darah sewaktu merupakan salah satu diagnosa penyakit Diabetes Melitus. Antikoagulan adalah bahan yang digunakan untuk mencegah pembekuan darah. Antikoagulan yang sering digunakan dalam pemeriksaan laboratorium antara lain Ethylen Diamin Tetra Acetat (EDTA), Heparin, Natrium Sitrat, campuran Amonium Oxalate dan Kalsium Oxalate, Natrium Flourida (NaF). Antikoagulan EDTA memiliki keunggulan yaitu tidak mempengaruhi sel-sel darah sehingga ideal untuk pemeriksaan laboratorium, sedangkan antikoagulan NaF dapat menghambat proses glikolisis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kadar glukosa darah sewaktu menggunakan antikoagulan EDTA dan NaF pada pegawai Klinik Asy-Syifa Jombang. Desain penelitian ini adalah deskriptif, dan populasi dalam penelitian ini adalah semua pegawai Klinik Asy-Syifa Jombang yang berjumlah 40. Teknik sampling yang digunakan yaitu total sampling. Sampel yang digunakan sejumlah 40 orang. Kadar glukosa darah sewaktu diukur dengan metode GOD-PAP. Hasil penelitian ini adalah kadar rata-rata glukosa darah sewaktu menggunakan antikoagulan EDTA adalah 162, sedangkan menggunakan antikoagulan NaF adalah 115, Berdasarkan klasifikasi kadar glukosa darah sewaktu menggunakan antikoagulan EDTA yaitu rendah dengan jumlah spesimen 0 (0%), normal 30 (75%), tinggi 10 (25%) dan antikoagulan NaF yang hasilnya rendah 0 (0%), normal 37 (92,5%), tinggi 3 (7,5%). Kesimpulan dari rata-rata 40 pegawai Klinik Asy-Syifa didapatkan bahwa antikoagulan NaF lebih rendah dibandingkan dengan antikoagulan EDTA.

Kata Kunci : Gula Darah Sewaktu, antikoagulan EDTA dan NaF.

Date

2019

Skripsi - KTI Item Type Metadata

NIM

30116007

Program Studi

D3 Teknologi Laboratorium Medis

Kode Item

AK3/19/001

Collection

Citation

ABDATUL ISTIANA SAFITRI, “GAMBARAN KADAR GLUKOSA DARAH SEWAKTU MENGGUNAKAN ANTIKOAGULAN EDTA DAN NaF PADA PEGAWAI KLINIK ASY-SYIFA JOMBANG,” Institut Ilmu Kesehatan BW Kediri, accessed February 21, 2024, https://oasis.iik.ac.id:9443/repo/items/show/6576.