PENGARUH WAKTU PENYIMPANAN BUAH JERUK MANIS (CITRUS SINENSIS L.) TERHADAP KADAR VITAMIN C MENGGUNAKAN SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS

Dublin Core

Title

PENGARUH WAKTU PENYIMPANAN BUAH JERUK MANIS (CITRUS SINENSIS L.) TERHADAP KADAR VITAMIN C MENGGUNAKAN SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS

Creator

ISROTUS 'AINIAH

Description

Vitamin C merupakan zat yang berperan sebagai antioksidan tangguh yang dapat memperbaiki sistem kekebalan tubuh serta dapat mencegah kerusakan sel akibat molekul radikal bebas. Jeruk merupakan buah yang memiliki banyak kandungan vitamin C seperti buah Jeruk manis (Citrus sinensis L.) . Semakin tua buah jeruk, semakin berkurang kandungan vitamin C nya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetauhi pengaruh waktu penyimpanan buah jeruk manis (Citrus sinensis L.) terhadap kadar vitamin C dengan menggunakan Spektrofotometri UV-Vis. Sampel yang digunakan yaitu buah jeruk manis yang diperoleh dari Agrowisata petik jeruk desa selorejo, kecamatan Dau, Batu. Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan spektrofotometri UV-Vis dengan panjang gelombang 265 nm. Hasil analisa kuantitatif diperoleh kadar vitamin c pada buah jeruk manis (Citrus sinensis L.) dengan lama penyimpanan 1 hari diperoleh kadar sebesar 0,00141; 7 hari sebesar 0,00121; dan 14 hari sebesar 0,00104 g/ 100 mL. Terdapat perbedaan hasil yang didapat dengan literatur karena pada penelitian ini tidak menggunakan pereaksi dinitrophenilhidrazin (DNPH) saat analisa kuantitatif. Pereaksi dinitriphenilhidrazin (DNPH) menghasilkan larutan berwarna sehingga pada saat analisa kuantitatif menggunakan panjang gelombang visible 490-530 nm. Setelah dilakukan penyimpanan kadar vitamin C mengalami penurunan karena vitamin C bersifat tidak stabil, mudah teroksidasi. Kadar vitamin C yang diperoleh dari berbagai lama penyimpanan dianalisa dengan uji statistik nonparametrik Kruskal-Wallis didapat nilai sig sebesar 0,027. Berdasarkan hasil analisa kuantitatif diperoleh kadar vitamin C pada buah jeruk manis (Citrus sinensis L.) dengan lama penyimpanan selama 14 hari diperoleh kadar masing-masing 0,00141; 0,00121; dan 0,00104 g/ 100 mL. Hasil uji statistik nonparametrik Kruskal-Wallis pada penelitian ini kadar vitamin C dalam buah jeruk manis (Citrus sinensis L.) menunjukkan terdapat perbedaan kadar yang signifikan setelah dilalukan penyimpanan selama 14 hari.
Kata kunci : Jeruk Manis, Penyimpanan, Spektrofotometri UV-Vis, Vitamin C

Date

2016

Skripsi - KTI Item Type Metadata

NIM

30213005

Program Studi

D3 Analis Farmasi & Makanan

Kode Item

AM3/16/003

Collection

Citation

ISROTUS 'AINIAH, “PENGARUH WAKTU PENYIMPANAN BUAH JERUK MANIS (CITRUS SINENSIS L.) TERHADAP KADAR VITAMIN C MENGGUNAKAN SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS,” Institut Ilmu Kesehatan BW Kediri, accessed June 20, 2024, https://oasis.iik.ac.id:9443/repo/items/show/2095.