DAYA TERIMA, KADAR AIR DAN ZAT GIZI MAKRO PADA PERLAKUAN TERBAIK BAKSO AYAM DENGAN PENAMBAHAN KEONG SAWAH DAN TEPUNG AMPAS TAHU (SEBAGAI PANGAN ALTERNATIF PENCEGAH STUNTING)
Dublin Core
Title
DAYA TERIMA, KADAR AIR DAN ZAT GIZI MAKRO PADA PERLAKUAN TERBAIK BAKSO AYAM DENGAN PENAMBAHAN KEONG SAWAH DAN TEPUNG AMPAS TAHU (SEBAGAI PANGAN ALTERNATIF PENCEGAH STUNTING)
Creator
JUNICA HAPPY DWI ANANDA BUDI ANGGARA
Description
Latar Belakang: Stunting ialah kondisi yang mana tinggi badan/panjang badan tidak sesuai usianya. WHO menyatakan bahwa pencegahan stunting dapat dimulai sejak sebelum konsepsi. Salah satu persiapan status gizi calon ibu yaitu dengan mengikuti pola makan yang sehat. Calon ibu harus memenuhi zat gizi dari makanan seperti protein nabati, hewani buah-buahan dan lainnya. Peneliti mengembangkan produk dari bahan pangan lokal keong sawah dan tepung ampas tahu menjadi bakso. Tujuan: Untuk menganalisis daya terima, kadar air, dan zat gizi makro pada perlakuan terbaik bakso ayam dengan penambahan keong sawah dan tepung apas tahu (sebagai pangan alternatif pencegah stunting). Metode: penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimental dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL), terdapat 3 kali replikasi pada 3 formulasi. Panelis yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 30 orang mahasiswa semi-terlatih. Analisa daya terima menggunakan total skor keseluruhan. Analisa kadar air menggunakan uji One Way Anova kemudian uji lanjut menggunakan Post Hoc (LSD). Hasil: Hasil dari uji daya terima menunjukkan bahwa F1 dengan total skor 318, F2 dengan total skor 326, dan F3 dengan total skor 319 dengan total skor keseluruhan yang diharapkan 360. Hasil Analisa kadar air menunjukkan terdapat nilai rata-rata kadar air yang berbeda antara formulasi 1, 2, dan 3. Hasil dari analisis zat gizi menunjukkan bahwa protein memenuhi SNI dengan nilai sebesar 8,82% (SNI minimal 8%), lemak memenuhi SNI dengan nilai 7,73% (SNI maksimal 10%, dan karbohidrat dengan nilai sebesar 8,83%. Kesimpulan: hasil analisis daya terima dapat disimpulkan bahwa F2 sebagai perlakuan terbaik dengan total skor 326. Hasil Analisa uji kadar air menunjukkan terdapat perbedaan rata-rata pada F1, F2 dan F3. Hasil uji zat gizi makro menunjukkan bahwa zat gizi yang terdapat pada bakso sudah memenuhi SNI.
Date
2024
Skripsi - KTI Item Type Metadata
NIM
10720011
Program Studi
S1 Gizi
Kode Item
GZ1/24/002
Collection
Citation
JUNICA HAPPY DWI ANANDA BUDI ANGGARA, “DAYA TERIMA, KADAR AIR DAN ZAT GIZI MAKRO PADA PERLAKUAN TERBAIK BAKSO AYAM DENGAN PENAMBAHAN KEONG SAWAH DAN TEPUNG AMPAS TAHU (SEBAGAI PANGAN ALTERNATIF PENCEGAH STUNTING),” Institut Ilmu Kesehatan BW Kediri, accessed December 8, 2025, https://oasis.iik.ac.id:9443/repo/items/show/12195.
